Cari Dokter:

(0741) 3620 888


WhatsApp 0811 7813 888

Emergency Call

Panggilan Darurat
(0741) 3620 118

Artikel | Sep 18, 2026

Bahaya Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Bagi Tubuh

Beberapa waktu lalu, Indonesia kembali diselimuti dengan kabut asap tebal terutama di wilayah Kalimantan dan sekitarnya. Langit yang semula biru berubah kelabu, membuat mata terasa perih dan udara yang dihirup pun menyesakkan dada. 

Kabut asap ini bukan sekadar gangguan sementara, karena menembus masuk ke jendela rumah, menyelimuti jalanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Banyak orang mulai batuk dan mengalami sesak napas. 

Di tengah situasi seperti ini, menjaga kesehatan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Maka dari itu, yuk lakukan langkah-langkah sederhana berikut untuk melindungi diri dan keluarga dari paparan kabut asap. 

Dampak Kabut Asap Pada Kesehatan

Paparan kabut asap dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang tidak boleh dianggap remeh. Beberapa di antaranya meliputi:

  1. Gangguan pernapasan: ISPA, asma, bronkitis dan penyakit paru obstruktif kronis
  2. Gangguan mata: iritasi, mata merah, perih dan berair akibat kontak langsung dengan partikel asap
  3. Meningkatkan risiko serangan jantung atau memperburuk kondisi jantung bagi pengidap penyakit jantung
  4. Penurunan kualitas hidup, karena aktivitas terganggu, produktivitas menurun dan muncul kecemasan.

Tips Pencegahan Untuk Hadapi Kabut Asap

Kabut asap bukan sekadar gangguan pandangan, tapi membawa ancaman nyata bagi kesehatan. Maka dari itu, langkah pencegahan menjadi kunci utama untuk menjaga tubuh tetap aman. Yuk lakukan tips-tips berikut ini:

  1. Batasi aktivitas di luar ruangan 
    Hindari beraktivitas di luar rumah, terutama saat indeks kualitas udara menunjukkan kategori tidak sehat.
  2. Gunakan masker saat bepergian 
    Pakai masker N95 atau KN95 yang mampu menyaring partikel halus dan pastikan digunakan dengan benar setiap keluar rumah.
  3. Perkuat asupan gizi 
    Konsumsi makanan bergizi seimbang terutama buah dan sayur untuk menjaga daya tahan tubuh.
  4. Cukupi kebutuhan cairan 
    Minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi dan membantu membersihkan saluran pernapasan.
  5. Lindungi udara di dalam rumah 
    Tutup rapat jendela dan pintu agar asap tidak masuk ke dalam rumah. Gunakan air purifier juga bila perlu.
  6. Pantau kualitas udara 
    Ikuti informasi resmi dari aplikasi atau situs pemerintah untuk mengetahui kondisi udara terkini.

Kapan Harus Ke Dokter?

Paparan kabut asap bisa berdampak berbeda pada setiap orang. Sebagian mungkin hanya mengalami iritasi ringan, namun bagi orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan atau jantung, efeknya bisa jauh lebih serius. 

Segera mencari pertolongan medis jika kamu mengalami gejala berikut:

  1. Sesak napas parah, terutama bila disertai rasa tertekan di dada atau sulit berbicara karena kekurangan udara.
  2. Nyeri dada yang muncul tiba-tiba atau terasa semakin berat saat bernapas.
  3. Batuk berkepanjangan yang tidak kunjung membaik meski sudah beristirahat atau minum obat.
  4. Demam tinggi yang disertai lemas, menggigil atau penurunan nafsu makan.

Jika Anda ingin melakukan pendaftaran seputar Kesehatan Tubuh di RS Rapha Theresia Jambi, silakan hubungi Customer Service kami di (0741) 3620 888 atau melalui WhatsApp di (0811) 7813 888


Punya pertanyaan seputar Layanan dan Fasilitas RS Rapha Theresia Jambi? Yuk tinggalkan pesan di kolom komentar untuk ditanggapi tim dokter kami!


Berita Lainnya

Tentang Kami

Solusi kesehatan masyarakat Jambi yang memprioritaskan keselamatan pasien melalui pelayanan EMPATIK dan berkualitas tinggi

Lebih Lanjut
="WhatsApp"