Cari Dokter:

(0741) 3620 888


WhatsApp 0811 7813 888

Emergency Call

Panggilan Darurat
(0741) 3620 118

Artikel | Jan 17, 2026

Cegah Stunting Untuk Generasi Emas Indonesia

Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan kronis pada anak yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dari standar usianya. Kondisi ini bukan sekedar masalah fisik, melainkan juga mencerminkan adanya hambatan perkembangan yang lebih luas, termasuk aspek kognitif, motorik dan emosional. 

Stunting biasanya terjadi akibat kekurangan gizi jangka panjang yang tidak tertangani dengan baik, sering diperparah oleh infeksi berulang yang melemahkan daya tahan tubuh, serta kurangnya stimulasi psikososial dan lingkungan yang mendukung selama periode emas 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun. 

Periode ini dikenal sebagai masa yang sangat krusial karena kualitas gizi, kesehatan dan stimulasi yang diberikan akan menentukan arah tumbuh kembang anak di masa depan. Di Indonesia, penurunan stunting di Indonesia menunjukkan progres signifikan, dengan angka prevalensi nasional berhasil ditekan hingga 19,8% pada tahun 2024. 

Penyebab Stunting Yang Sering Diabaikan

Sebelum memahami bagaimana stunting dapat dicegah, penting untuk mengetahui akar masalah yang membuat kondisi ini terjadi, seperti: 

  1. Kekurangan Gizi Kronis
    Kondisi ini terjadi ketika tubuh anak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang dalam jangka waktu lama, sehingga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak.
  2. Kondisi Ibu Hamil
    Kesehatan ibu hamil sangat menentukan kualitas tumbuh kembang janin. Jika ibu mengalami kondisi yang kurang baik seperti anemia, maka risiko stunting pada anak akan meningkat
  3. Infeksi Berulang
    Diare, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), atau penyakit kronis merupakan salah satu faktor penting yang memicu stunting, karena kondisi ini dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi
  4. Pengasuhan Anak Yang Kurang Tepat
    Pengasuhan anak pada masa awal kehidupan sangat menentukan kualitas tumbuh kembangnya. Ketika pengasuhan anak tidak dilakukan dengan benar, anak berisiko mengalami stunting.
  5. Sanitasi dan Kebersihan Buruk
    Sanitasi dan kebersihan yang tidak terjaga menjadi salah satu faktor penting penyebab stunting. Lingkungan yang kotor dan tidak sehat membuat anak lebih rentan terkena berbagai penyakit.
  6. Faktor Sosial Ekonomi
    Saat anak tumbuh dalam keluarga dengan keterbatasan ekonomi seringkali menghadapi hambatan untuk mendapatkan makanan bergizi dan layanan kesehatan yang memadai.

Dampak Stunting Yang Perlu Diwaspadai

Ketika pertumbuhan anak tidak berjalan optimal, ada konsekuensi yang sering kali tidak terlihat secara langsung, namun dapat mempengaruhi masa depan mereka, seperti: 

  1. Pertumbuhan Fisik Terhambat
    Anak yang mengalami stunting biasanya memiliki tinggi badan lebih rendah dibandingkan standar usianya.
  2. Keterlambatan Perkembangan Motorik & Kognitif
    Anak akan lebih lambat dalam merespons rangsangan, kesulitan berkonsentrasi dan mengalami hambatan dalam proses belajar.
  3. Sistem Imun Tubuh Yang Lemah
    Anak dengan kondisi ini cenderung lebih mudah sakit, mereka lebih rentan terhadap infeksi, penyakit menular dan gangguan kesehatan lainnya.

Langkah Praktis Cegah Stunting

Kementerian Kesehatan RI memperkenalkan langkah ABCDE sebagai panduan praktis dalam upaya pencegahan stunting, yaitu:

A = Aktif minum tablet tambah darah, terutama bagi Bumil dan remaja

B = Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6x selama kehamilan  

C = Cukupi konsumsi protein hewani seperti telur, ikan, daging merah

D = Datang ke Posyandu setiap bulan untuk memantau perkembangan bayi

E = Eksklusif ASI 6 bulan pertama dan MPASI hingga usia anak 2 tahun

Stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, tetapi ancaman jangka panjang bagi kualitas generasi penerus. Pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan fokus pada gizi, kesehatan ibu dan anak, serta lingkungan yang sehat. Dengan komitmen bersama, Indonesia dapat menurunkan angka stunting dan melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Jika Anda ingin melakukan konsultasi seputar Kesehatan Anak di RS Rapha Theresia Jambi, silakan hubungi Customer Service kami di (0741) 3620 888 atau melalui WhatsApp di (0811) 7813 888 untuk pendaftaran dan informasi selengkapnya.


Punya pertanyaan seputar Layanan dan Fasilitas RS Rapha Theresia Jambi? Yuk tinggalkan pesan di kolom komentar untuk ditanggapi tim dokter kami!


Berita Lainnya

Tentang Kami

Solusi kesehatan masyarakat Jambi yang memprioritaskan keselamatan pasien melalui pelayanan EMPATIK dan berkualitas tinggi

Lebih Lanjut
="WhatsApp"